Balai Kesenian ‘Putri Nipah Sulung’ di Desa Mekong di Resmikan

UTUSANNEWS, Meranti – Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Kepulauan Meranti Rosdaner meresmikan Balai Kesenian ‘Putri Nipah Sulung’, pada Minggu (09/06/2019) di Desa Mekong Kecamatan Tebing Tinggi Barat Kabupaten Kepulauan Meranti.

Kegiatan yang ditaja bersamaan dengan Halal Bi Halal Hari Raya Idul Fitri 1440 H tersebut turut dihadiri dari Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Tebing Tinggi Barat, Polsek Tebing Tinggi Barat yang diwakili Babinkantibmas Tio Rahmadi, Kepala Desa Se-Tebing Tinggi Barat, Tokoh Masyarakat Desa Mekong, Desa Alai, Desa Alai Selatan, KNPI Kecamatan Tebing Tinggi Barat Rudi Kurniawan serta Masyarakat setempat.

Baca Juga :  Guru Se-Kecamatan Rangsang dan Tebing Tinggi Timur Ikuti Sosialisasi 4 Pilar Bersama Anggota DPR RI H. Jon Erizal

Dalam sambutannya, Asisten III Setdakab Kepulauan Meranti Rosdaner mengucapakan permohonan maaf dari Bupati Kepulauan Meranti, karena sebelumnya dijadwalkan acara tersebut akan dihadiri Bupati Kepulauan Meranti.

“Saya menyampaikan permohonan maaf dari pak Bupati Meranti yang tidak sempat hadir karena masih diperjalanan pulang dari luar kota,” ucapnya.

Mewakili Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti, Rosdaner juga mengucapkan Minal Aidin Walfaizin Mohon Maaf Lahir dan Bathin 1440 H kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti khususnya masyarakat Tebing Tinggi Barat.

Tidak lupa, Mantan Kepala Dinas Pendidikan Kepulauan Meranti juga mengapresiasi kepada Kepala Desa Mekong A Rahman S yang mempunyai program untuk menanamkan jiwa seni ke pemuda pemudi Desa Mekong yang masih menjaga kelestarian budaya melayu di tanah jantan ini.

Baca Juga :  Bersamaan Dengan Hari Pernikahan, Peserta CPNS Meranti Hadir Ikuti Tes Dengan Tangan Masih Berinai

“Mari kita sama-sama menjaga kelestarian budaya melayu di Kepulauan Meranti ini,” ajaknya.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Mekong A. Rahman mengucapkan ribuan terimakasih atas partisipasi dan dorongan dari Pemkb Meranti dalam mensuport dan juga mengembangkan Desa Mekong, sehingga menjadi Desa yang semakin maju seperti sekarang ini.

Dikatakan Kades, Pembangunan balai tersebut berkat usaha dan kerjasama antara pihak Pemerintah Desa (Pemdes) Mekong dengan masyarakat dan juga pemuda di Desa Mekong.

Ditambahkannya, Pembangunan Balai Kesenian Putri Nipah Sulung di Desa Mekong ini menggunakan Dana Desa (DDS) Mekong dengan menelan Anggaran tahun 2018 sebesar Rp. 172.000.000.

Baca Juga :  Anggota Polres Meranti Berpangkat Brigadir Tersandung Kasus Narkoba Jalani Sidang

Pria yang akrab disapa Daman itu mengajak seluruh elemen masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti agar jangan malu untuk berpakaian melayu, “Jangan malu pakaian melayu, karena kita hidup dari dahulu hingga sekarang ini ditanah melayu,” terangnya.

“Jangan Melayu Hilang Di tanah Jantan ini,” tambahnya. (Red/Ad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.