Bentrok Antar Dusun, Polisi Bekuk Pelaku Pembunuhan Sadis dan Pembakaran Empat Rumah

UTUSANNEWS.COM– Polisi menangkap seorang tersangka pembunuhan sadis dan pembakaran empat rumah saat bentrok warga antardusun di Desa Foikhugaga, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara (Sumut).

Terkait kasus itu, Kapolres Nias Selatan AKBP Faisal F Napitupulu, S.Ik, M.H. mengatakan tersangka kasus tersebut berinisial BJZ. Setelah melakukan penyelidikan, ia ditangkap pada 4 Februari 2018.

Dijelaskan, pembunuhan tersebut berawal dari cekcok antarwarga Dusun II dan III di Desa Foikhugaga pada 27 Januari. Kejadian semakin memanas, lalu pada 20 Januari kedua warga dusun saling mengancam.

Baca Juga :  Wah..!! Terdapat Bekas Jeratan di Leher korban yang masih belum Diketahui Identitasnya ini

Guna mendinginkan suasana, pada 30 Januari pihak kepala desa dan kepala dusun menggelar perdamaian. Namun sebelum perdamaian berlangsung, bentrok warga pecah hingga mengakibatkan jatuh korban tewas bernama Raniaro Boulolo (48), warga Dusun II.

Korban mengalami luka parah di sekujur tubuh akibat bacokan senjata tajam. Korban tewas di lokasi kejadian dan kemudian dibawa ke rumah sakit untuk dievakuasi.

“Saat kejadian, para perwira dan lebih dari 100 personel langsung menuju TKP (tempat kejadian perkara), namun mengingat medan yang sulit untuk dilalui kendaraan, petugas terpaksa berjalan kaki menuju lokasi,” terang AKBP Faisal saat memaparkan kasus itu, Rabu 7 Februari 2018. 

Baca Juga :  Angin Puting Beliung Hantam Empat Rumah di Desa Tanjung Gadai Meranti

Setelah kerusuhan tersebut, Polres Nias Selatan membentuk tim untuk mengejar dua tersangka pembunuhan korban yakni BJZ dan RN.

“Selama ini kedua tersangka sering membuat resah, bahkan masyarakat takut memberikan keterangan kepada polisi karena khawatir jadi sasaran,” tambahnya.

Setelah memberikan jaminan keamanan kepada warga, tim yang dipimpin langsung Kapolres Nias Selatan AKBP Faisal F Napitupulu dibantu Tim Subdit III Dit Reskrimum Polda Sumut pada 4 Februari bergerak menuju Kota Gunungsitoli untuk menangkap BJZ.

Baca Juga :  Atap Selasar Tower 2 BEI Ambruk, 72 Orang Jadi Korban, Berikut Nama-namanya

Saat akan ditangkap, BJZ mencoba kabur dan masuk ke Kompleks Kejari Nias. Namun, akhirnya ia bisa diamankan.

“Saat ini tersangka RN masih dalam pengejaran. Diduga bersembunyi di Kabupaten Nias,” pungkas Kapolres.

SUMBER : Okezone.com

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.