Edi Mashudi : Tanpa Media Sangat Sulit Untuk Menyampaikan Perkembangan Suatu Daerah

UTUSANNEWS, MERANTI- Ketua Komisi l Edi Mashudi hearing dengan Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Riau dan Kabag Hukum dalam rangka pembahasan atas inisiatif pembentukan lembaga penyiaran publik lokal Kabupaten Kepulauan Meranti, pada Jum’at (19/01/2018).

Dalam kesempatan hearing turut hadir Pimpinan Komisi I Edi Mashudi, Ketua KPID Provinsi Riau Falzan Surahman, Kabag Kominfo Kepulauan Meranti Saiful Ikram, Anggota KPID Riau Isam Setiawan, Staf KPID Bastian, Kabag Hukum Kepulauan Meranti Sudandri, Kasubag Humas Pemda Arif.

Baca Juga :  Selain Ustad Somad, Akan Ada 190 Dokter yang Siap Beri Pengobatan Gratis Bagi Masyarakat Meranti

Ketua KPID Provinsi Riau Fazlan menjelaskan dengan posisi Kabupaten Kepulauan Meranti terkenal dengan sebutan 3T sangat berharap kepada pemerintah agar bisa membuat KPID lokal seperti halnya radio meranti tv meranti. Hal ini guna agar seluruh pelosok meranti tahu perkembangan daerah.

“Jadi sebagai dasar hukum KPID kami mengajak hearing dengan membuat ranperda ini merupakan dasar hukumnya pembentukan KPID lokal,” terangnya.

Menanggapi hal itu, Ketua Komisi I Edi Mashudi sangat mendukung penuh dengan adanya KPID lokal tersebut, karena sebadai daerah pulau setidaknya dengan adanya radio meranti atau tv meranti secara tidak langsung bisa membantu menyampaikan perkembangan meranti kepada masyrkat.

Baca Juga :  Tetap Bersikeras, Perundingan Tidak Tercapai Kesepakatan Antara PT. NSP dengan Pekerja

“Tanpa media sangat sulit untuk menyampaikan perkembangan suatu daerah, jadi mudahan dalam waktu dekat pihak kominfo akan melakukan rapat internal terkait ranperda KPID mudahan berjalan denfan lancar,” ucapnya. (red)

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.