H Abu Bakar Umar Masuk Gelar Pejuang Daerah, Agus Ucapkan Terimakasih

UTUSANNEWS, MERANTI – Ketua Tim Peneliti Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) Provinsi Riau, Suwardi menuturkan akan memberikan gelar pejuang daerah bagi 12 nama yang akan mewakili 12 Kabupaten dan Kota di Riau.

Menurut Suwardi, ke-12 nama pejuang itu akan diumumkan tepat pada hari ulang tahun Provinsi Riau, 9 Agustus 2018 (besok).

“Pada tahun ini kita akan mengusulkan 12 nama yang nanti akan bergelar pejuang daerah, diumumkan langsung oleh Gubernur Riau pada saat hari jadi kita nanti,” katanya Senin, 31 Juli 2018.

Adapun nama-nama dimaksud adalah : untuk kota Pekanbaru ialah Abdul Hamid Yahya.

Kemudian Kampar ada T Razali, Rokan Hulu T Ilyas, Rokan Hilir dengan Datuk Zainal Abidin, Bengkalis Kolonel Polisi Zalid Aris dan Pelalawan T Said Nazir.

Baca Juga :  Upacara Kenaikan Pangkat, Kombes Pol Susanto Beri Penghargaan Personel Beprestasi

Selanjutnya Kota Dumai T Masdulhak, Kuantansingingi Letkol A Muis, Indragiri Hilir Baharuddin Jusuf, Indragiri Hulu T Muhammad. Sedangkan Kabupaten Siak T Syarifah Fadlun dan Kabupaten Meranti Alm H. Abu Bakar Umar.

H. Abu Bakar Umar adalah putra kelahiran Selatpang 14 Juli 1924. Beliau pernah menjadi Camat Tebing Tinggi belasan tahun, saat Selatpanjang masih menjadi bagian dari Kabupaten Bengkalis. Alm. H.A. Bakar Umar mendapat beberapa penghargaan : Satya Lencana Pembangunan dari presiden Soeharto. Satya lencana peristiwa perang kemerdekaan, satya lencana aksi militer kesatu, satya lencana gerakan operasi militer III, tanda jasa pahlawan dari PATI angkatan perang I dan satya lencana perang kemerdekaan.

Beliau juga pengurus legium veteran dan pengurus koni, gulat serta ketua berbagai lembaga sosial kemasyarakatan.

Mewakili pihak keluarga, salah satu putra beliau, Agusyanto Bakar yang juga PNS Kabupaten Meranti yang bertugas menjadi Sekretaris di Dinas Badan Pengelolaan Pajak di temui pada Rabu (09/08/2018) mengucapkan terimakasih atas gelar yang diberikan kepada orangtuanya sebagai pejuang daerah.

Baca Juga :  Lantik Pejabat Eselon II, Wabup Meranti Ingatkan Dalam Sumpah Jabatan Tersemat Tanggung Jawab

“Atas gelar sebagai pejuang daerah yang diberikan kepada orang tua kami, saya mewakili keluarga mengucapkan banyak terimakasih kepada Tim Peneliti Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD), masyarakat dan Pemerintah provinsi Riau atas apresiasinya sebagai wujud penghormatan generasi sekarang terhadap nilai-nilai perjuangan yang dilakukan oleh generasi sebelumnya,” ucap Agusyanto Bakar

“Pemberian gelar pejuang daerah ini di pandang penting, karena jasa-jasa para pejuang yang tidak saja berjuang melawan penjajahan asing, tetapi juga menghasikan prestasi serta karya bagi pembangunan,” tambahnya.

Agusyanto Bakar juga menjelaskan bahwa pemberian gelar pejuang ini sebagai motivasi bagi generasi sekarang untuk mempelajari sejarah perjuangan dan memetik nilai-nilai serta semangat juang dari para pejuang daerah ini untuk diteladani.

Baca Juga :  AKBP Edy Sumardi Beri Bantu Kepada Kaum Dhuafa Dikesibukannya Pengamanan Natal dan Tahun Baru  

Beliau juga berharap agar gelar pejuang ini bisa menjadi isu nasional. Sebab, hampir seluruh daerah di Indonesia memiliki rekam jejak perjuangan para tokoh dan masyarakat tidak terkecuali di Riau ini. Namun tidak banyak yang di gekari sebagai pahlawan nasional.

“Meskipun saya yakin para pejuang daerah ini lebih bangga di sebut sebaga pejuang dan tidak berharap di gelari sebagai pahlawan. Tapi pemberian gelar itu kan sebagai bentuk apresiasi. Dalam konteks ini kelengkapan arsip sebagai bukti sejarah tentu menjadi syarat penting untuk mewujudkan itu,” harap Agus. (rls/red)

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.