Jalan Penghubung Rusak Parah, Aktifitas Desa Di Meranti Menjadi Lumpuh

UTUSANNEWS, MERANTI – Ironis sekali, Jalan penghubung antar Desa-Desa untuk ke Kecamatan yang seharus Bagus kini berbanding terbalik. Seperti yang tampak di Kecamatan Rangsang Kabupaten Kepulauan Meranti.

Apalagi Jalan tersebut merupakan Jalan Poros yang menghubungkan dari empat Desa yang ada di Kecamatan Rangsang Kabupaten Kepulauan Meeanti. Dimana ke empat Desa tersebut yakni Desa Penyagun, Desa Tebun, Desa Repan, Desa Gemala Sari.

Yang memprihatinkan lagi, Jalan tersebut merupakan akses bagi masyarakat desa untuk mengurus keperluan ke Kecamatan Rangsang. Akibatnya, segala urusan menjadi lumpuh total.

Baca Juga :  Pentingnya Pelaksanaan PUG di Meranti, Demi Terwujudnya Kesetaraan Gender

Kepada Utusannews.com, Kepala Desa (Kades) Penyagun Muhammad Nur mengungkapkan bahwa jalan tersebut merupakan jalan poros, yang digunakan untuk urusan Pemerintah desa (Pemdes) di Kecamatan.

“Jaln itu juga merupakan akses bagi masyarakat berserta guru-guru yang mengajar di Sekolah yang ada di Desa Penyagun. Bahkan dengan kondisi seperti ini membuat segala urusan lumpuh total,” Ujarnya, pada Rabu (07/11/2018) melalui via Whatsapp.

“Hancur betol, biasanya 40 menit sampai ke Kecamatan Rangsang, namun skarang lebih kurang 2 jam baru sampai. Kira-kira rusak sudah 99%,” tambahnya.

Baca Juga :  Bantu Teman Sakit Infeksi lambung, Mahasiswa di Pekanbaru dan Sapma IPK Turun Ke Jalan

Ditambahkan Muhammad Nur, Sejak zaman Kabupaten Bengkalis hingga saat ini, Jalan Poros tersebut tidak lagi diperbaiki oleh Pemerintah Kabupaten Provinsi bahkan Pusat.

“Yang jadi masalah itu desa tak bisa membangun, sebab aturan jalan poros desa tidak boleh membangun, pas Konfirmasi ke Inspektorat kalau di kerjakn jadi temuan, seingga jd dilema Untuk membangun,” pungkasnya.

“Sesuai janji pak Bupati Kepulauan Meranti dan Ketua DPRD Kepulauan Meranti bahwa pada tahun 2019 akan di bangun,” pungkasnya lagi.

Baca Juga :  Gelar Buka Puasa Bersama Dengan 160 Anak-anak Panti Asuhan

Untuk itu, dirinya mengharapkan agar kondisi Jalan yang rusak parah tersebut yang juga merupakan akses Jalan yang sangat digunakan masyarakat dapat sesegera mungkin diperbaiki.

“Semoga dapat diperhatikan dan dibangun segera Jalan rusak sepanjang 20.000 m. Akibatnya, 4 Desa sudah 1 bulan tidak dapat mengikuti kegiatan di Kecamatan Rangsang,” harapnya. (red/wp)

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.