Kelulusan CPNS Meranti Minim, Forum Peduli CPNS Meranti Desak Pemerintah

UTUSANNEWS, MERANTI – Forum Peduli Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kepulauan Meranti 2018 mendatangi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Kepulauan Meranti, pada Senin (12/11/2018) siang.

Kedatangannya tersebut mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti agar dapat meneruskan perjuangan aspirasi kepada Pemerintah Pusat terkait nasib para CPNS Meranti yang minim akan kelulusan.

Kedatangan rombongan Forum Peduli CPNS Meranti 2018 diketuai oleh Ramlan, Agus Suliadi selaku Sekretaris dan Boby Sapma selaku Koordinator dan disambut langsung oleh Kepala BKD Kepulauan Meranti Alizar SSos.

Ketua Forum Peduli CPNS Meranti 2018 Ramlan, mengungkapkan kedatangan rombongan bertujuan untuk mewakili menyampaikan aspirasi peserta CPNS.

Dikatakan Ramlan bahwa dari 2.991 peserta atau pelamar kemudian kota yang tersedia 225 dan yang lulus Passing Grade TKD 39 orang. Jadi dari informasi itu pihaknya bersama dari OKP kemasyarakatan Mahasiswa serta peserta Tes membuat Forum untuk menyampaikan aspirasi.

Baca Juga :  Permohonan Bea Siswa Pemkab Meranti Diperpanjang, Berikut Ketentuannya

“Berdasarkan forum ini kami bersepakat dan sefaham untuk mendesak Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti meneruskan perjuangan aspirasi kami ini kepada Menpan-RB bahkan kepada Presiden,” ujar Ramlan.

Dijelaskan Ramlan. Adapun alasan mendesak ini karena dilihat peluang dan kesempatan kerja ini bukan dibuka setiap tahun dan terakhir itu 2013 dan itu banyak anak-anak daerah yang tidak lolos dan itu 40 persen ditempati putra daerah dan 60 persen lagi adalah anak Indonesia.

“Sudah hampir 30 persen yang meninggal Kepulauan Meranti jadi itu semakin membuat kerisauan kita. Ditambah lagi dengan Passing Grade yang begitu tinggi skala nasional 298 dan ini nerupakan angka yang sangat tinggi untuk daerah kita yang kualitas pendidikannya di rangking 12 di Provinsi Riau,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemdes Penyagun Gelar Serangkaian Kegiatan di Moment Hut Ke - 73 RI

Ditambahkan Ramlan, kemudian dasar-dasar hukum lain yang diperjuangkan ada pengecualian Passing Grade .

“Kerisauan inilah yang membuat kami berkumpul bersama-sama dengan latar belakang yang berbeda-beda menyuarakan keprihatinan dan rasa miris yang dalam. Setidak-tidaknya kalau seandainya pemerintah tidak dapat merubah Passing Grade, tidak dapat membuat sistem prenkingan kita minta K2 ini diteruskan karena banyak sekali anak-anak Meranti yang mengabdi 5 tahun hingga 10 tahun dan sepertinya tidak terlapor secara baik karena kita yakin pemerintah pusat responnya sangat baik. Harapan kami bahwa kebijakan penerimaan CPNS Kepulauan Meranti harus diambil langkah segera,” ungkap Ramlan lagi.

Baca Juga :  Ini Tanggapan Pihak Disperindag Meranti Terkait Adanya Cacing Pita Dalam Kemasan Ikan Sardin Kalengan

Menanggapi persoalan yang di sampaikan Forum Peduli CPNS Meranti 2018, Kepala BKD Meranti Alizar, berjanji akan segera menindaklanjuti.

“Kita akan mengadukan ke Pemerintah pusat terutama pada Kemenpan-RB sebagaimana apa yang disampaikan tadi sesuai dengan harapan mereka,” ujar Alizar.

Ditambahkan Alizar, Bupati Kepulauan Meranti juga meminta agar persoalan ini segera ditindaklanjuti.

“Bupati juga meminta untuk ditindaklanjuti ke Pemerintah Pusat dan langkah-langkah apa saja yang harus diambil, jadi intinya akan segera kita tindak lanjuti,” tegasnya. (red/wp)

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.