Kota Dumai Mesti Jeli Kerjasama dengan Korporasi di Wilayahnya

UTUSANNEWS, Pekanbaru – Perkembangan kota Dumai ke depan hendaknya dapat memberikan manfaat dari perusahaan-perusahan besar yang beroperasi di tempat tersebut. Hal itu diungkapkan politisi Hanura, Sayed Junaidi Rizaldi, Rabu (26/12).

Ada pun perkembangan ekonomi kota Dumai saat ini digerakkan oleh sektor industri dan jasa. Menurut Sayed pemerintah kota Dumai mesti membuka ruang komunikasi yang luas dengan korporasi yang ada di Dumai.

“Saya pikir, bagaimana pemerintah kota mendudukkan komunikasi sama Pelindo, sama perusahan-perusahaan swasta di sana,” ujarnya kepada Gatra.com di Pekanbaru.

Baca Juga :  Bupati Irwan Paparkan Keberhasilan di Paripurna DPRD Sempena Hari Jadi Meranti Ke-X

Sayed mencontohkan bagaimana seharusnya pemerintah kota lebih aktif menjalin komunikasi dengan perusahaan manyak sawit Wilmar, bila diketahui area kerja perusahaan tersebut terdapat limbah.

“Masalah limbah dan segala macamnya kalau kita fair cek dong AMDAL-nya. Kalau Wilmar bermasalah panggil, bagaimana menyelesaikan limbah tersebut,” sambungnya.

Dumai, merupakan salah satu kota pelabuhan terkemuka di Indonesia. Di kota ini terdapat sejumlah pelabuhan yang dioperasikan perusahaan-perusahaan besar, seperti Wilmar, Sinarmas, Chevron hingga Pelindo.

Kota yang berlokasi di tepian Selat Melaka ini memainkan peran penting dalam jalur distribusi komoditi kelapa sawit. Lebih dari 10 juta ton ekspor CPO Riau disalurkan melalui pelabuhan-pelabuhan yang di kota Dumai.

Baca Juga :  Sat Binmas Polres Meranti Laksanakan BinLuh Di SMKN 1 Selatpanjang

Keberadaan perusahaan-perusahaan besar di Dumai, kata Sayed, mesti berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat setempat. “Jangan sampai ayam mati di lumbung padi,” tegasnya.

Sumber : Gatra.com

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.