Laporkan Pengerjaan Fasilitas Jalan Lingkungan GOR dan Gedung Diduga Fiktif

UTUSANNEWS – Pengurus MOI Kalbar Rellawati pada tanggal 11 Maret 2018 sekira pukul 15.30 wib melaporkan kepada team MOI mengenai pekerjaan yang diduga fiktif pembuatan Fasilitas jalan lingkungan GOR dan gedung lainnya di tahun Anggaran APBD dengan nomor paket 37 – 41 – 2012. HPS Rp 938 juta, Polka bidang cipta karya ULP dilingkunganDinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalbar Tahun 2012.

Pemenang tender CV. Sarana Karya alamat Jalan Ampera kompleks Ari karya indah7 B 10 ptk. NPWP 02.527.776.5-701.000 dengan harga penawaran Rp. 898.680 juta.
Tanda tangan kontrak tanggal 09 Desember 2012. Masa pelaksanaan pekerjaan, 10 hari kalender
PPK. Ir. Bride Surganya Allotzate.

Lelang diumumkan pada tanggal 29 November 2012 – 01 Desember 2012. Upload penawaran pada tanggal 05 Desember 2012 masa sanggah tanggal 06 Desember – 08 Desember 2012.

Penyedia jasa melakukan sanggahan ke Pokja pada tanggal 07 desember 2012, tanda tangan kontrak tanggal 09 Desember 2012 dan masa pelaksanaan selama 10 hari kalender, tetapi selama 10 hari tersebut tidak ada pelaksanaan / kegiatan pekerjaan ( Shard Sheet / pengaspalan ),

Baca Juga :  Dalam Pengaman Presiden RI Jokowi di Sumut, Kapolri Beri Arahan Ke Anggota

tgl 03 Januari 2013, melaporkan atas pekerjaan tersebut diatas kepada Gubernur Kalbar. Drs. Cornelia M.H. dengan tembusan ke DPRD Provinsi Kalbar, Dikrimsus Polda Kalbar, Kejati dll nya.

Pada tanggal 04 Februari 2013 surat undangan dari Dikrimsus Kalbar mengenai hal tersebut diatas, penyidik AKP. Engkar Kusnadi SH. Kasubdit. Latihan SH. Bro. 60020499. Menindak lanjuti perihal pengaduan dan surat penyidik Dikrimsus Polda Kalbar Dr. Wirdhan Denny Nrp. 63010865, lanjuti tgl. 21 Januari 2013 dibuatlah perjanjian antara ke 3 belah pihak.

Pihak pertama. Elfira Butar Butar. Pelapor ( pengadaan jasa ).

Pihak kedua Aswan ( pelaksana pekerjaan ).

Pihak ke ketiga Parninggolan Sejabat, dengan PPK. Ir. Bride Surganya Allosinte.,

Yang dibuat oleh pihak ke dua dan ke tiga, tetapi pihak ke pertama tidak sepakat dan tidak memiliki menanda tangani .. isi dari surat tersebut :
1. Tidak akan memperpanjang masalah tersebut diatas
2. Sudah diselesaikan secara kekeluargaan. Dan pelapor terus menerus menanyakan hal tersebut agar ditindak lanjuti, tapi yang ada malah dinasehati oleh pihak pengadilan untuk mengikuti aturan yang ada.

Baca Juga :  Alamk..!!! Menteri Kelautan Dan Perikanan Ungkap Kapal Cantrang Melakukan Pemalsuan Ukuran Kapal

Akhirnya pada tanggal 21 Januari 2018 pelapor mendesak kembali dengan melayangkan surat, maka pihak pelapor mendapatkan surat balasan dari pihak Dikrimsus Polda bahwa bahwa pekerjaan tersebut diatas sudah diselesaikan (dikerjakan), dan ada hasil ekspose dari BKPP Provinsi Kalbar.

Tetapi ada beberapa oknum mengatakan sebagai pengacara dari pelaksanaan Aswan bernama Yanuar Koto SH. Yang berusaha untuk memediasi masalah tersebut diatas agar dicabut laporan nya.

Setelah 2 kali menyurati untuk hasil audit BPKP dan pengembalian dokumen tanggal 22 Januari 2019 ada surat panggilan datang ke pihak pelapor untuk datang ke kantor Dikrimsus hari Jum’at tanggal 1 Februari 2019 mengambil berkas laporan,

Baca Juga :  Masa Tenang Pemilu, KPI Minta Lembaga Penyiaran Ikuti Aturan Main

Sesampai di kantor Dikrimsus hanya diberikan surat berkas laporan saja tanpa adanya surat hasil Audit BPKP. Ketika pelapor tidak mau menanda tangani BA pengambilan tidak lengkap penyidik yang bernama Dentin Sinaga malah dan mengatakan saya sudah bosan mengurusi masalah ini.

Lalu sorenya surat tersebut dikirim ke alamat sesuai dengan yang tertera. Namun pihak pelapor tidak mau menerima dikarenakan berkas tidak lengkap.

Sebelum melakukan surat ke 3 pelapor mencoba menjumpai kembali mantan Gubernur Kalbar. Drs. Cornelis dikediaman nya jl. Danau Sentarum GG. Majid, serta kantor DPW. PDIP. Jln. Sultan Abdurrahman itupun tak dapat dijumpai. Seterusnya pelapor mencoba menghadap H. Sutarmidji SH. M.hum. sebagai Gubernur Kalbar sekarang, serta wakil gubernur Drs. H. Ria Norsan MM. MH. Pun tak dapat dijumpai untuk meminta pendapat mengenai hal tersebut diatas. Sehingga menaikkan berita ini. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.