Masyarakat Desa Penyagun Dambakan Jaringan 4G di Desa

UTUSANNEWS, MERANTI – Pemerintah Desa (Pemdes) Penyagun Kecamatan Rangsang Kabupaten Kepulauan Meranti mengharapkan dan mendambakan adanya penambahan jaringan 4G di lingkungan Desa.

Hal itu sebagaimana disampaikan Kepala Desa (Kades) Penyagun Muhammad Nur, pada Selasa (21/05/2019) malam kepada media Utusannews.com.

“Kita harapkan adanya jaringan 4G di Desa Penyagun, pasalnya jaringan itu sangat diharapkan dan dibutuhkan sekali oleh masyarakat Desa,” harapnya.

“Apalagi kami di Pemerintah Desa Penyagun sangat mengharapkan adanya jaringan 4G, sebab saat ini untuk penginputan data desa selalu gagal,” harapnya kembali.

Baca Juga :  Gadis Asal Kudap Tasik Putripuyu Ini Sudah 4 Hari Menghilang

Apalagi, Dikatakan Muhammad Nur, tower pemancar di Desa Penyagun merupakan tower pemancar induk yang menghubungkan dengan tower pemancar lain, dan keberadaan tower pemancar jaringan tersebut sudah cukup lama.

“Tower pemancar jaringan keberadaannya sudah cukup lama, dan juga merupakan tower induk penghubung dengan tower di Desa Tebun,” ucapnya.

“Dan, kenapa tower jaringan di Tebun yang duluan dipasang jaringan 4G, sedangkan jaringan induknya berada di Desa Penyagun. Jadi kalau jaringan di Penyagun mati, maka jaringan di Desa Tebun akan mati juga,” tambahnya.

Baca Juga :  Bawaslu Meranti Temukan Banyak Surat Suara yang Rusak

Dikatakan Kades Penyagun, sebelumnnya sudah ada pihak terkait yang menjanjikan untuk penambahan jatingan 4G di Desa Penyagun, namun hingga saat ini janji tersebut belum terealisasikan.

“Ada pihak vendor kalau tak salah saya, yang bilang akan dibangun penambahan jaringan 4G di Desa setelah pemilu 2019. Tapi sampai sekarang tak kunjung dibangun,” ujarnya.

Sementara itu, dirinya berharap kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti dalam hal ini Bagian Komunikasi Informasi (Kominfo) Kepulauan Meranti agar turut serta dalam menguatkan keberadaan jaringan 4G Telkomsel di Desa Penyagun. (red/wp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.