Syarwan Kembalikan Gelar Adat ke LAM, SJR: Sikap Beliau Kurang Bijak

UTUSANNEWS, PEKANBARU – Sikap Syarwan Hamid yang mengembalikan gelar kehormatan adatnya Datuk Seri Lela Negara kepada Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau, dinilai kurang bijaksana oleh anggota DPRD Riau, Sayed Junaidi Rizaldi (SJR).

Dikatakan Sayed, LAM memiliki hak untuk memberikan gelar adat, kepada siapa yang dinilai pantas mendapatkannya, termasuk Syarwan Hamid.

Oleh karena itu, anggota Komisi V DPRD Riau ini menyayangkan tindakan mantan menteri dalam negeri tersebut. Karena sebagai tokoh besar, seharusnya menurut Sayed, Syarwan bisa lebih baik menyikapi hal itu.

Baca Juga :  Lima Ratus Pegawai di Meranti Akan Naik Pangkat Pada Oktober 2018 Mendatang

“LAM punya hak untuk memberikan gelar kepadapun siapa yang dianggap layak. Sebelumnya juga pernah ada presiden dan tokoh lain yang diberi gelar. Maka dari itu, menurut saya sikap beliau kurang bijak,” kata Sayed kepada BANGAI.ID, Jumat (21/12/2018).

Sayed Junaidi Rizaldi yg pernah menjadi Ketua Panitia Pelaksana Rembuk Nasional Aktifis 98 beberapa waktu lalu juga menilai, pernyataan Syarwan Jokowi belum pantas menerima gelar kehormatan adat tertinggi dari LAM, menurutnya setiap orang memiliki sudut pandang tersendiri.

Baca Juga :  Kabupaten Meranti Mengusulkan 248 Formasi CPNS, Ery : Kami Himbau Anak Meranti Siapkan Diri

“Masalah pantas tak pantas, menurut saya itu subjektif. Setiap pandangan orang itu berbeda. Misalnya saya, menilai zaman Pak Soeharto tak bagus, yang lain bilang bagus. Cara kita memandang saja yang tak sama, tergantung dari sisi mana kita melihatnya,” ujarnya.

Sebelumnya, Syarwan Hamid yang juga Mantan Menteri Dalam Negeri pada Kabinet Reformasi masa Presiden BJ Habibie ini mengaku kecewa dengan sikap LAM yang memberikan gelar adat kepada Jokowi, tanpa berdiskusi dengan tokoh Melayu Riau.

Baca Juga :  KP2K Meranti Bersama Baznas Meranti Rehab Rumah Janda di Selatpanjang Timur

Menurutnya, pemberian gelar adat ini begitu kental dengan nuansa politik. Bahkan, Syarwan mengatakan, Presiden Jokowi belum pantas menerima gelar Datuk Seri Setia Amanah Negara tersebut.

Sumber : BANGAI.ID

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.