Ternyata Pamsimas desa Tenan untuk 100 rumah warga Kelabu Asap

UTUSANNEWS, MERANTI – Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) di desa Tenan, Kecamatan Tebingtinggi Barat kelabu Asap alias tidak jelas.

PAMSIMAS yang dibangun oleh Kelompok Kerja Masyarakat (KKM) Desa Tenan, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau sampai saat ini belum disalurkan untuk 100 rumah.

Hal tersebut membuat masyarakat kecewa dengan sikap yang dilakukan oleh ketua KKM Badarudin, bahkan warga juga meminta kepada penegak hukum agar Segera menindaklanjuti persoalan tersebut.

Baca Juga :  Tiga Orang Menjadi Korban Dalam Peristiwa Terbakarnya Kapal Di Pelabuhan Selatpanjang

Ketika di konfirmasi Wartawan, Samsi selaku kepala desa Tenan mengatakan kalau dirinya tidak ikut terlibat namun pekerja PAMSIMAS tersebut merupakan pekerjaan yang dilakukan Oleh Kelompok Kerja Masyarakat (KKM) yang diketua kan oleh Badarudin. Namun kita sampai saat ini mendengar keluhan masyarakat atas pekerjaan tersebut, yang mana pekerjaan tersebut belum selesai sesuai keinginan Masyarakat disini.

”Belum serah terima, Pekerjaan itu memakan dana sebesar Rp 350 juta. Pekerjaan Pengeboran itu sudah tiga kali dilakukan dengan tujuan untuk mencari Air yang bagus untuk Masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Sayed Junaidi Dilantik Jadi Anggota DPRD Riau

”Intinya, Masyarakat sangat menyesalkan mengapa sampai bulan Agustus masyarakat belum menikmati yang nama nya air dari PAMSIMAS tersebut. Ini untuk 100 lebih rumah warga disalurkan air bersih namun saat ini ada 3 hingga 4 rumah saja yang baru merasa air tersebut, ” tambah nya seraya mengatakan kalau Kontrak kerja 31 Desember 2017 sudah selesai.

Ketika di konfirmasi Wartawan Ketua KKM Badarudin menjelaskan, kalau pekerjaan tersebut sudah slesai.

”Pekerjaan itu sudah selesai sesuai kontrak nya, dan sudah kita serahkan kepada Arnas. Sini jaringan tidak bagus, saya sedang di Bengkinang,” kata nya Kamis (02/08/2018). (SC)

Baca Juga :  Galakkan Pembinaan GSI, Tingkatkan Kualitas Hidup Perempuan Di Meranti
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.