Tiga Penikmat Sabu di Stadion Selatpanjang Berhasil Dibekuk, Ternyata Pernah Merampok Juga Loh…

UTUSANNEWS, MERANTI – Tim Opsnal Unit Pidum Sat Reskrim Polres Kepulauan Meranti melakukan patroli kedaerah rawan kejahatan, sekiranya di Stadion Mahmud Jalal Jalan Pramuka Selatpanjang Kabupaten Kepulauan Meranti.

Dalam patroli yang dilaksanakan pada Senin (02/07/2018) sekira pukul 17.00 Wib, Tim menemukan 3 orang laki-laki sedang menkonsumsi Narkoba Jenis Sabu di dalam areal stadion tersebut.

Ketiga pelaku tersebut berinisial AM (19), MNP (18), DM (21). Ternyata, ketiga pelaku pernah merampok salah seorang warga kampung baru yang bekerja sebagai penjaga kuburan cina di Selatpanjang.

Baca Juga :  Walhi Riau Laporkan Beberapa Perusahaan Di Riau Atas Dugaan Pelanggaran Aturan

Adapun barang 1 buah alat hisap (bong), 1 bungkus paket kecil diduga narkotika jenis Sabu seberat 0.19 Gr, 1 buah Mancis, 2 bungkus Rokok, 1 buah tabung kaca (pirex), dan Uang hasil curian senilai Rp.1.300.000,00.

Sebelumnya, kronologis kejadian pencurian berawal pada Selasa (26/06/2018) sekira pukul 19.30 WIB sewaktu Korban yang merupakan penjaga kuburan cina sedang duduk di teras rumah penjaga kuburan cina yang ditempatinya.

Tiba-tiba datang 2 orang pelaku dengan membawa besi dan mengancam dengan mengatakan “Keluarkan uang kalau tidak saya tikam” kemudian salah satu pelaku langsung masuk kekamar dan membongkar lemari kemudian mengambil uang sejumlah Rp.5.000.000,- yang disimpan korban didalam lemari tersebut. Selanjutnya pelaku pergi meninggalkan korban.

Baca Juga :  Sabu Seberat 2,5 Gram Bernilai Rp 12 Juta Berhasil Diamankan

Demikian disampaikan Kapolres Kepulauan Meranti AKBP La Ode Proyek SH, mealui Kasubag Humas AKP Amir Husin, Rabu (3/7/2018) kepada wartawan. “Tersangka bersama barang bukti telah diamankan di Mapolres Kepulauan Meranti untuk proses hukum lebih lanjut,” ungkapnya. (red)

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.