Warga Dumai Diamankan Karena Membawa Sabu 8 Kg Lebih Dalam Ban Serap Fortuner, Berikut Kronologisnya

UTUSANNEWS, PEKANBARU – Polresta Pekanbaru menggelar Pers Realease Penangkapan Sabu seberat 8 kg lebih yang dipimpin langsung oleh Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto SIK SH MH di Lobi Polresta Pekanbaru, pada Senin (21/05/2018).

Saat itu, Unit Reskrim Polsek Tampan Polresta Pekanbaru pada hari Selasa tanggal 15 Mei 2018 sekira Pukul 13.00 wib mengamankan terduga kurir Narkoba di Jalan Jend Sudirman simpang Tugu Payung Kelurahan Simpang Tiga Kecamatan Bukit Raya Pekanbaru.

Polsek Tampan di back up jajaran Sat Narkoba Polresta Pekanbaru dan Direktorat Serse Narkoba Polda Riau melakukan  penangkapan terhadap satu orang laki laki warga Dumai.

Baca Juga :  Perdana Di Selatpanjang, Jafra Adakan NCT dan Quest Day

Berdasarkan informasi dari masyarakat, Kapolsek Tampan Kompol Kari Amsah Ritonga, SH, SIK memerintahkan anggota Reskrim Polsek Tampan melakukan penyelidikan kepemilikan Narkoba dalam jumlah besar untuk dibawa ke Jakarta dengan menggunakan Mobil Toyota Fortuner.

Penyelidikan dilakukan Tim opsnal Reskrim Polsek Tampan selama 2 minggu lebih.

Setelah mendapatkan informasi yang matang dari masyarakat dilakukan penghadangan dan penangkapan terhadap seorang laki-laki yang bernama Hermanto Als Herman Bin Bahtiar.

Tersangka HE saat itu sedang melintas dijalan Sudirman menggunakan Mobil Fortuner warna putih Nopol B 805 TBU tepatnya di simpang Tugu payung Kec. Bukit raya Pekanbaru di berhentiakan dan diperiksa oleh puhak Kepolisian.

Baca Juga :  BRG dan UGM Akui Tidak Pernah Menugaskan Sutarno Kades Sungai Anak Kamal Untuk Garap Lahan Milik Masyarakat

Saat dilakukan penghadangan Tersangka HE turun dari Fortuner tersebut dan kemudian saat dilakukan penggeledahan didalam mobil Fortuner tersebut ditemukan sebuah ban serap yang diakui HE berisikan 8 (delapan) paket bungkus yg diduga berisikan Narkotika jenis Sabu seberat 8 Kg lebih.

Tersangka mengakui bahwa Narkotika tersebut benar adalah milik Bos nya yang bernama ACE (DPO) yang menyuruh Tersangka untuk membawa ke Jakarta dengan upah Rp 30 jt sekali pengiriman.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto SIK SH MH dalam keterangannya menjelaskan bahwa Tersangka sudah 2 kali melakukan pengiriman narkoba jenis sabu sabu ke Jakarta.

Baca Juga :  Bukber Pemda Dengan Karyawan Grand Meranti Hotel, DiKemas Dengan Santunan Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

Tersangaka merupakan residivis Perkara 365 KUHP dengan masa hukuman 6 Tahun kurungan , dan dalam hal kasus Penyalah gunaan Narkoba ini Tersangka di sangkakan dengan pasal 115 dan atau114 ayat 2, 112 ayat 2 Undang undang No 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman 6 tahun sampai 20 tahun.

“Kami Polresta Pekanbaru bekerjasama dengan direktorat Narkoba Polda Riau akan terus mengembangkan asal dari barang tersebut dan juga tujuan dari pengiriman barang haram tersebut,” ucap Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto SIK SH MH dalam wawancaranya dengan media. (rls/red)

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.