Aktivis 98 : Apresiasi Kinerja Polri Demi Aksi Mahasiswa yang Damai

UTUSANNEWS, JAKARTA – Aktivis 98 berikan apresiasi terhadap kinerja Polri dan TNI dalam melakukan pengamanan aksi damai mahasiswa yang menentang RUU di gedung DPR/MPR dalam beberapa hari ini. Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum Rembuk Nasional Aktivis 98, Sayed Junaidi Rizaldi kepada awak media, Senin (30/09/2019) pukul 15.00 WIB.

“Aksi demonstrasi merupakan salah satu cara mahasiswa dalam menyampaikan aspirasinya kepada wakil rakyat di gedung MPR/DPR apalagi mahasiswa itu agent of change sebagai sosial kontrol bukan bisa di tumpangi oleh penumpang gelap memanfaatkan situasi. Dan sampai hari ini kita juga melihat kinerja pihak keamanan khususnya Polri dalam melakukan pengamanan aksi damai tersebut. Jadi, ya wajar saja kita berikan apresiasi kepada Polri,”terang Pak Cik sapaan akrab Sayed Junaidi Rizaldi (SJR) yang juga pernah kuliah di UI dan UPN Jakarta kepada awak media

Lebih lanjut Pak Cik menjelaskan, bahwa Polri sudah profesional dalam menjalankan tugas, walau masih ada oknum Polisi yang bersifat anarki dan diluar prosedur maka harus ada sangsi atau hukuman diberikan terhadap oknum-oknum tersebut.”Harus diingat kita semua anak bangsa yang cinta negeri ini, jadi harus tetap mengutamakan sikap persuasif,”imbuh SJR kembali

Putra asli Melayu Riau ini sebutkan hingga sampai saat ini pihak Polri masih dalam prosedur dalam melaksanakan pengamanan. Memang, jika sesuai dengan protapnya setiap pengunjuk rasa yang sudah melewati pukul 18.00 WIB harus dihentikan, apabila ada perencanaan penambahan waktu lebih untuk aksi, tinggal Polri yang mengambil tindakan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) Polri. 

Sayed Junaidi Rizaldi yang juga merupakan Penggagas Deklarasi Ciganjur 1998 menambahkan secara konstektual aktifis 98 berikan apresiasi kerja Polisi di lapangan.”Kita berikan apresiasi kepada Polri, karena harus dipahami juga sekarang style demontrasi tidak seperti zaman dulu. Dulu lebih panas, karena dulu kita besar dalam situasi yang tertekan. Kalau sekarangkan berbeda, situasi millenial sekali,”tutup Pak Cik. (rls/Ary Okta Maulana)

Aktivis 98 : Apresiasi Kinerja Polri Demi Aksi Mahasiswa yang Damai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kembali ke Atas