Pelabuhan di Desa Penyagun Mengkhawatirkan dan Membahayakan Keselamatan Warga

UTUSANNEWS, MERANTI – Infrastruktur yang berada di Desa Penyagun Kecamatan Rangsang Kabupaten Kepulauan Meranti kondisinya sangat mengkawatirkan sekali.

Seperti halnya pelabuhan di Desa Penyagun, yang merupakan urat nadi perekonomian bagi masyarakat di Desa tersebut saat ini kondisinya sangat memprihatinkan.

Menurut Keterangan dari Kepala Desa Penyagun Muhammad Nur kepada Wartawan Utusannews.com, pada Minggu (12/05/2019) melalui Pesan Whatsapp mengatakan infrastruktur tersebut berupa jembatan dan juga pelabuhan saat ini kondisinya sangat parah dan mengganggu keselamatan masyarakat.

Baca Juga :  Permen Diduga Mengandung Narkoba, Ini Tanggapan Disperindag Meranti

“Jembatan penyeberangan antar Desa Penyagun Desa Repan Desa Tebun yang merupakan salah satu akses menuju ke Kecamatan, yang kondisinya sangat memprihatinkan dan sangat berbahaya untuk dilewati bagi masyarakat,” terangnya.

“Satu lagi pelabuhan umum bongkar muat masyarakat dan keberangkatan masyarakat keluar kota dalam berurusan ke Kabupaten kondisinya pun sangat memprihatinkan,” tambahnya.

Muhammad Nur juga menuturkan kalau infrastruktur tersebut, seperti Jembatan itu dibangun pada tahun 2004 yakni di Zaman Kabupaten Bengkalis.

Baca Juga :  Laksanakan Umroh Wajib, Besok JCH Meranti Akan Bergeser Ke Mekah

“Dimana hingga sampai saat ini belum ada dibangun kembali oleh pihak Dinas Perhubungan Meranti. Jangankan dibangun, diperbaiki saja gak pernah,” pungkasnya.

“Kalau kita dari pihak Desa untuk membangun jembatan dan juga pelabuhan tersebut tidaklah terkaper, untuk itu kita mengharapkan supaya dapat dibangun yang baru. Mengingat rangsang adalah termasuk perbatasan malaysia dan singapur,” tandasnya. (red/wp)

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.