Sudah Ada Tiga APK di Meranti yang Dirusak OTK, Ini Lokasinya

UTUSANNEWS, MERANTI – Menjelang tibanya Pemilihan Gubernur (Pilgub) Riau di tahun 2018, sudah 3 (tiga) lokasi Alat Peraga Kampanye (APK) yang dirusak oknum tidak bertanggungjawab alias Orang Tidak Kenal (OTK).

Adapun ketiga lokasi tersebut diantaranya, APK yang berada di Desa Sendaur, Kecamatan Rangsang Pesisir, yang dirusak baleho paslon nomor urut 1 dan nomor urut 4. Kemudian di Desa Kuala Merbau, Kecamatan Pulau Merbau, keempat baleho paslon yang dirusak, dan di Desa Insit, Kecamatan Tebingtinggi Barat, yang dirusak baleho paslon nomor urut 3 dan 4.

“Sejauh ini sudah tiga lokasi pengrusakan APK yang diduga dilakukan oleh OTK. Kalau di Desa Insit kita dapat laporan baru hari ini kejadiannya,” ujar Ketua Panwaslu Kabupaten Kepulauan Meranti Syamsurizal, saat ditemui Wartawan UtusanNews.com di kantornya, Kamis (29/3/2018) siang.

Dijelaskan Syamsurizal pula, hingga saat ini pihaknya masih menelusuri kejadian tersebut. Selanjutnya bagi perusak APK dapat dikenakan sanksi pidana sesuai dengan Pasal 187 ayat 3 “Setiap orang yang dengan sengaja merusak dan atau menghilangkan APK dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 bulan dan paling lama 6 bulan dan denda paling sedikit 100 ribu rupiah dan paling banyak 1 juta rupiah”.

Ditempat terpisah, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepulauan Meranti Abu Hamid S.Pdi, mengakui jika pihaknya telah mendapat laporan terkait adanya APK yang rusak tersebut.

“Terkait APK yang rusak itu kita telah mendapat laporan dan kita juga telah menyampaikan ke Provinsi,” ungkap Abu Hamid.

Dijelaskan Abu Hamid pula, terkait APK yang rusak pihaknya tidak melakukan penggantian dengan yang baru.

“Kalau APK Pilgub yang rusak ini tidak kita mengganti, soalnya tidak ada biaya untuk pengganti APK yang rusak, dan ini langsung dari Provinsi,” ungkapnya.(red/wp)

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.